Sampingan
0

Pengguna dan Pengembangan Sistem

Dukungan Sistem Informasi bagi Organisasi

Sistem informasi dikembangkan untuk mendukung organisasi, eksekutif, dan area bisnis. Kerangka kerja dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan informasi umun para manajer perusahaan; sistem iformasi eksekutif dirancang untuk digunakan oleh manajer tingkat strategis perusahaan; dan lima sistem informasi di tingkat lebih rendah dalam figur tersebut mencakup kebutuhan-kebutuhan informasi unk dari area-area bisnis tersebut.

            Sistem-sitem ini dirancang khusus untuk organisasi fisik, yaitu, cara bagaimana sumber daya fisik (manusia, bahan baku, mesin, dan uang) dialokasikan ke berbagai area-area fisik perusahaan-anak perusahaan global, divisi, wilayah, distrik, cabang, dan seterusnya. Inovasi-novasi dibidang teknologi informasi telah memungkinkan banyak aktivitas perusahaan dilaksanakan tanpa batas oleh lokasi fisik. Struktur organisasi seperti ini disebut sebagai organisasi maya (virtual organization).

 

Spesialis Informasi

Istilah spesialis informasi (information specialist) untuk menggambarkan keryawan yang tanggung jawab utamanya adalah untuk memberikan kontribusi atau tersedianya sumber daya informasi dalamperusahaan spesialis informasi pada awalnya meliputi analisis sistem, progamer, dan operator. Kemudian, ditambah lagi dengan administrator basis data, spesialis jaringan, dan webmaster.

 

ANALISIS SISTEM

Spesialis ini bekerja dengan pengguna untuk mengembangkan sistem-sistem baru dan memperbaiki sistem-sistem yang sudah ada. Analisis sistem adalah orang yang ahli dalam mendefinisikan masalah dan dalam membuat dokumentasi tertulis mengenai bagaimana komputer akan membantu menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

 

WEBMASTER

Webmaster bertanggung jawab atas isi dan penyajian situs Web perusahaan. Webmaster harus bekerja sama dengan spesialis jaringan untuk memastikan bahwa jaringan komunikasi antara perusahaan dan pelanggan dan atau sekutu bisnisnya selalu terbuka, Situs Web sangat mengandalkan gambar dan Webmaster biasanya memiliki keahlian dalam memanipulasi atau perancangan grafik. Seringkali bawahan Webmaster bertanggung jawab dalam membuat gambar-gambar yang tersedia tetap konsisten dan saling mendukung dalam seluruh halaman situs Web.

            Satu tugas penting dari seorsng Webmaster adalah melacak orang-orang yang mengunjungi halaman Web perusahaan. Angka statistik ini dapat memberikan informasi penting mengenai keefektifan situs Web tersebut. Sebagai contoh statistik dapat menunjukan bahwa banyak pelanggan memulai proses pembelian tetapi kemudian membatalkan transakasi mereka setelah pindah dari satu halaman ke halaman lain.

SPESIALIS JARINGAN

Spesialis jaringan bekerja dengan analisis sistem dan pengguna dalam membuat jaringan komunikasi data yang menyatukan sumber daya komputer yag menyebar. Spesialis jaringan akan menggabungkan keahlian dari bidang-bidang komputasi maupun telekomunikasi. Memelihara jaringan yang memenuhi persyaratan untuk aplikasi-aplikasi berbasis Web adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan, karena sebagian besar komunikasi terjadi diluar batasan perusahaan.

 

PROGRAMER

Programer menggunakan dokumentasi yang dibuat oleh sistem analisis untuk membuat kode program komputer yang mengubah data menjadi informasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Beberapa perusahaan menggabungkan fungsi sistem analisis dan programer, menciptakan suatu posisi analisis programer.

 

OPERATOR

Operator menjalankan peralatan komputasi berskala besar, seperti komputer mainframe dan server, yang biasanya berlokasi dalam fasilitas komputasi peusahaa. Operator akan memonitor konsol, mengganti kertas printer, mengelola perpustakaan pita dan disk penyimpanan data, serta melakukan tugas-tugas lain yang serupa.

            Semua spesialis informasi diatas pada umumnya digabungkan dengan perwakilan-perwakilan dari organisasi pengguna untuk membentuk tim proyek yang mengembangkan sistem. Para spesialis juga memiliki tanggung jawab dalam memelihara sistem setelah sistem tersebut diimplementasikan.

 

STRUKTUR ORGANISASI LAYANAN INFORMASI

Spesialis informasi dalam layanan informasi dapan diorganisasikan menurut berbagai maam cara. Unit-unit organisasional disentralisasikan di salam perusahaan. Dengan hampir seluruh sumber daya informasi berlokasi di unit IT.

 

KOMPUTASI PENGGUNA AKHIR

Sistem informasi yang pertama dikembangkan dengan para spesialis iformasi melakukan seluruh pekerjaan bagi para pengguna. Di akhir tahun 1970-an kita melihat berkembangnya minat dari pihak pengguna untuk mengembangkan aplikasi komputernya sendiri suatu pendekatan yang disebut komputasi pengguna akhir (end-user computing). Pengguna akhir merupakan kata yang sinonim dengan pengguna; pengguna menggunakan produk akhir dari suatu sistem berbasis komputer. Komputasi pengguna akhir timbul disebabkan oleh empat pengaruh utama :

 

  1. Dampak pendidikan komputer.

Selama awal tahun 1980-an, dampak program-program pendidikan komputer yang baik di sekolah-sekolah negeri dan swasta, perguruan tinggi dan perusahaan-perusahaan industri mulai terlihat. Jajaran manajemen, terutama ditingkat yang lebih rendah, mulai diisi dengan orang-orang yang memiliki keahlian komputer yang baik.

 

  1. Antrian layanan informasi.

Para spesialis informasi selalu memiliki lebih banyak pekerjaan daripada yang dapat mereka tangani. Situasi ini menjadi suatu hal yang sangat penting selama waktu tahu 1980-an, ketika para pengguna mulai mengajukan tuntutab-tuntutan untuk mendapatkan tambahan dukungan sistem kepada layanan informasi. Layanan informasi tidak dapat memberikan respons yang cukup cepat untuk memenuhin tuntutan pengguna, dan antruan mulai menumpuk dengan pekrjaan yang menunggu untuk dikerjakan oleh komputer. Beberapa pengguna harus menunggu dua atau tiga tahun sebelum mereka selesai dari antrian.

 

  1. Murahnya peraanti keras.

Selama periode yang sama, pasar dibanjiri oleh komputer mikro berharga murah. Pengguna dapat memperoleh sendiri peranti kerasnya dengan memesan di toko komputer setenpat melalui telepon dan meminta sistem tersebut dikirimkan menggunakan taksi.

 

  1. Peranti lunak siap pakai.

Baik perusahaan peranti keras maupun peranti lunak membuat peranti lunak yang akan mengerjakan tugas-tugas akuntansi dasar sekaligus memberikan informasi bagipengambilan keputusan. Peranti lunak siap pakai ini menawarkan dukungan yang ditingkatkan dan kemudahan penggunaan. Dan memungkinkan perusahaan dan pengguna-pengguna individual dengan sedikit keahlian komputer mengimplementasikan suatu sistem berbasis komputer.

 

Pengguna akhir tidak perlu bertanggung jawab penuh atas pengembangan sistem. Namun mereka harus menanggung sebagian tanggung jawab tersebut, dalam banyak kasus, pengguna akan bekerja sama dengan spesialis informasi dalam mengembangkan sistem. Oleh karena itu, konsep EUC tidak berarti hilangnya kebutuhan akan spesialis informasi. Konsep ini lebih diartikan bahwa spesialis informasi akan lebih banyak memainkan peranan konsultasi daripada yang sebelumnya pernah mereka lakukan.

 

KEUNTUNGAN KOMPUTASI PENGGUNA AKHIR

EUC memberikan dua manfaat utama :

  • Menyamakan kemampuan dan tantangan.

Pergeseran beban kerja dalam pengembangan sistem ke area-area pengguna memberikan kebebasan bagi spesialis informasi untuk lebih berkonsntrasi pada organisasi secara luas dan sistem-sistem yang rumit, yang memungkinkan mereka melakukan pekerjaan yang lebih baik di area-area tersebut. Spesialis juga memiliki lebih banyak waktu yang tersedia untuk memelihara sistem yang sudah ada-bidang tanggung jawab yang cukup penting.

  • Mempersempit jarak komunikasi.

Kesulitan yang selalu menghantui pengembangan sistem sejak hari pertama komputasi adalah komunikasi antara pengguna dan spesialis informasi. Pengguna memahami area masalah yang lebih baik daripada teknologi komputasi. Kombinasi antara pendidikan komputer, teknologi berbiaya rendah, dan peranti lunak siap pakai telah memungkinkan pengguna menciptakan beberapa sistem. Sebaliknya, spesialis informasi, adalah pakar dalam bidang teknologi, namun kurang memiliki pengetahuan dalam area masalah.

 

Manfaat-manfaat diatas akan menghasilkan pengembangan sistem yang lebih baik daripada yang dihasilkan oleh spesialis informasi yang mencoba untuk melakukan sendiri sebagian besar pekerjaan.

 

Risiko komputasi Pengguna Akhir

Sebaliknya, ketika pengguna akhir mengembangkan sistem mereka sendiri, mereka akan menghadapkan perusahaan kepada sejumlah risiko :

 

  • Sasaran sistem yang buruk
  • Sistem yang dirancang dan didokumentasikan dengan buruk
  • Pengguna sumber daya informasi yang tidak efisien
  • Hilangnya integritas data
  • Hilangnya keamanan
  • Hilangnya kendali

 

            Struktur organisasi bisnis klasik yang terdiri atas area-area seperti kuangan, sumber daya manusia, layanan informasi, produksi, dan pemasaran merupakan sebuah kemasan sumber-sumber daya fisik.

            Spesialis informasi dan pengguna sebuah perusahaan mencerminkan sumber-sumber daya informasi yang berharga. Spesialis meliputi analisis sistem adminiatrator basis data, webmaster. Dan spesialis jaringan yang bekerja seara langsung dengan pengguna, dan juga programer dan operator, yang diberi tugas bertanggung jawab dalam mengimplementasikan sistem untuk memenuhi kebutuhan para pengguna. Pada awalnya, seluruh spesialis informasi diletakkan di dalam suatu unit layanan informasi yang tersentralisasi. Lama-kelamaan, banyak banyak dari sumber daya ini dialokasikan ke area-area bisnis dan dipimpin oleh direktur informasi divisional. Beberapa struktur progresif yang digunakan untuk mendokumentasikan hubungan organisasional antara layanan informasi dan area-area bisnis juga telah diusulkan. Struktur-struktur ini memanfaatkan jaringan-jaringan penentu visi yang memungkinkan perencanaan informasi strategis, jaringan inovasi yang memastikan pencapaian solusi sistem yang inovatif di area-area bisnis dan jaringan pencarian sumber yang memanfaatkan sumber-sumber daya eksternal secara maksimal.

            Struktur-struktur ini menampilkan SI yang bekerja sama dengan area-area bisnis dalam menghasilkan sistem, memberikan infrastruktur kepada area bisnis sehingga area-area tersebut dapat mengembangkan sistemnya sendiri, dan memungkinkan perusahaan menyesuaikan tingkat sumber daya informasinya pada tingkat bisnis yang berfluktuasi.

Meskipun keterlibatan para pengguna dalam pengembangan sistem dibatasi sepanjang tahun-tahun awal komputasi, lama-kelamaan mereka mendapatkan pengaruh yang semakin besar yang mencapai puncaknya dalam komputasi pengguna akhir (end-user computing EUC).

            Komputasi pengguna akhir mengharuskan pengguna mampu mengerjakan paling sedkit beberapa bagian usaha pengembangan bagi  sistem mereka sendiri. Pengguna memiliki tigkat pengetahuan komputer dan kemampuan komunikasi yang berbeda-beda, dan perbedaan ini ditambah dengan yang lainnya, menimbulkan variasi tingkat dukungan yang diberikan oleh para spesialis informasi. Ketika para pengguna sebuah perusahaan mampu mengerjakan EUC, mereka merupakan sumber daya informasi yang sangat berharga. EUC memungkinkan penyesuaian kemampuan dan tantangan serta memperkecil jarak komuikasi. Risiko risiko EUC adalah sasaran sistem yang buruk sistem yang dirancang dan didokumentasikan dengan buruk, pengguna sumber daya informasi yang tidak efisien, dan hilangnya integritas data keamanan, dan pengendalian.

            Setiap orang yang mengembangkan sistem, baik itu pengguna maupun spesialis informasi harus memiliki pengetahuan dan keahlian tertentu. Hal ini merupakan kriteria pendidikan bagi pilihan kari dibidang sistem informasi. Pengetahuan meliputi pengetahuan komputer dan informasi, dasar-dasar bisnis, teori sistem, proses pengembangan sistem, dan pembuatan model sistem. Keahlian meliputi komunikasi, kemampuan analistis, kreativitas dan kepemimpinan. Seberapa penting tingkat pengetahuan dan keahlian akan tergantung pada individu, organisasi, dan sistem yang sedang dikembangkan.

            Pengetahuan spesialis informasi dan pengguna perusahaan adalah suatu sumber daya yang berharga dan hendaknya dikelola. Program-program manajemen pengetahuan formasl sering kali terdiri atas sistem-sistem yang menumpulkan menyimpan, dan memilah-milah pengetahuan. Beberapa perusahaan menggunakan peranti lunak siap pakai sebagai dasar sistem manajemen pengetahuannya.

             Otomatisasi kantor telah memungkinkan sebagian pekerja kantor tertentu dilaksanakan di rumah suatu fenomena yang disebut telecommuting. Perusahaan kemudian menyadari bahwa semua karyawan tidak harus mengerjakan seluruh pekerjaan mereka dikantor; mereka dapat datang ke kantor hanya bila dibutuhkan. Konsep ini, yang disebut sebagai hoteling, mengarah pada konsep kantor maya yang lebih luas, dimana seluruh jenis pekerjaan kantor dapat dikerjakan tanpa melihat lokasi fisiknya. Selanjutnya, evolusi ini mengarah pada konsep organisasi maya, di mana banyak operasi sebuah perusahaan, bukan hanya pekerjaan kantornya, dikerjakan tanpa melihat lokasi fisiknya.

            Bab ini menyimpulkan konsep-konsep penting yang berhubungan dengan sistem informasi manajemen. Sisa buku ini selanjutnya akan dimaksudkan untuk membahas sumber-sumber daya informasi dan bagaimana informasi dan teknologi dapat dikelola.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s