BAB 1

PENGANTAR SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

Informasi adalah salah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi manajer. Informasi dapat dikelola seperti halnya sumber daya yang lain, dan perhatian pada topik ini bersumber dari dua pengaruh. Pertama, bisnis telah menjadi semakin kompleks, dan kedua, komputer telah mencapai kemampuan yang semakin baik.

JENIS-JENIS SUMBER DAYA

Manajer mengelola lima jenis utama sumber daya :

  1. Manusia
  2. Material
  3. Mesin termasuk fasilitas dan energi)
  4. Uang
  5. Informasi (termasuk data)

Tugas manajer adalah mengelola sumber daya ini agar dapat digunakan dengan cara yang paling efektif.

Manajemen Sumber Daya

Sumber daya diperoleh dan disusun agar siap digunakan saat diperlukan. Sangat sering proses penyusunan membutuhkan pengubahan suatu bahan mentah menjadi suatu bentuk yang lebih halus , seperti pelatihan pegawai atau konstruksi suatu bagian mesin yang khusus.

Bagaimana Informasi Dikelola

Manajer memastikan bahwa data mentah yang diperlukan terkumpul dan kemudiandi proses menjadi informasi yang berguna. Ia kemudian memastikan bahwa orang yang layak dalam organisasimenerima informasi tersebut dalam bentuk yang tepat pada saat yang tepat sehingga informasi tersebut dapat dimanfaatkan.

Kompleksitas Kegiatan Bisnis yang Meningkat

Bisnis memang selalu kompleks, tetapi sekarang ini lebih kompleks dari pada sebelumnya. Semua perusahaan terkena pengaruh ekonomi internasional dan bersaing dalam pasar internasional, teknologi bisnis menjadi semakin kompleks, batas waktu untuk bertindak semakin singkat, dan terdapat pula kendala-kendala sosial.

Pengaruh Ekonomi Internasional

             Perusahaan-perusahaan besar maupun kecil semua terkena pengaruh ekonomi yang dapat bersumber dari bagian dunia mana pun. Pengaruh tersebut dapat terlihat pada nilai relatif mata uang dari setiap negara. Para pembeli melakukan pembelian di negara-negara dimana mata uang mereka memiliki nilai paling besar.

 Persaingan Dunia

            Perusahaan-perusahaan tidak lagi bersaing dalam wilayah geografisnya sendiri. Sebaliknya persaingan terjadi pada skala dunia. Dampak dari persaingan ini dapat terlihat pada impor dari luar negeri. Keputusan General Motors pada akhir 1991 untuk menutup banyak pabriknya menunjukan bahwa industri raksasa pun tidak terhindar dari dampak persaingan, yang dapat berasal dari bagian dunia manapun.

Kompleksitas Teknologi yang Meningkat

Setiap hari kita melihat berbagai contoh teknologi dalam bisnis – bar ode scanners dipasar swalayan sistem pemesanan penerbangan yang berbasis komputer, automated teller machine, dan closed circuit television di gedung-gedung. Juga terapat banyak teknologi belakang layar, yang tidak kita lihat, misalnya robot-robot pabrik dan peralatan otomatis penanganan dan penyimpanan barang dagangan.

Batas Waktu yang Singkat

Semua tahap operasi bisnis sekarang ini dilaksanakan secara lebih cepat dari pada sebelumnya. Para wiraniaga melakukan pemasaran melalui telepon (telemarketing) untuk menghubungi pelanggan mereka dalam beberapa detik, perintah penjualan dikirim secara elektronik dari satu komputer ke yang lain, dan pabrik membuat jadwal pengiriman material agar tiba tepat pada waktunya (just in time)

Kendala-kendala Sosial

Tidak semua tekanan mendukung produksi, sebagian malah mendorong nonproduksi. Hal ini nyata pada produk dan jasa yang tidak diingini masyarakat. Keputusan-keputusan bisnis harus didasarkan pada faktor-faktor ekonomis, tetapi keuntungan dan biaya sosial harus juga dipertimbangkan.

Setiap pengaruh ini memberi kontribusipada kompleksitas bisnis.

Gagasan untuk menggunakan komputer sebagai suatu sistem informasu manajemen (SIM), merupakan suatu terobosan besar, karena menyadari kebutuhan para manajer akan informasi untuk pemecahan masalah. Saat perusahaan-perusahaan menjangkau konsep SIM, mereka mulai mengembangkan berbagai aplikasi yang secara khusus diarahkan untuk mendukung manajemen. SIM sebenarnya tidak memberikan gambaran yang menyeluruh. SIM bukanlah suatu sistem untuk memproduksi informasi manajemen, melainkan informasi pemecahan masalah.

Kita mengetahui bahwa para pemakai komputer meliputi :

  1. Manajer
  2. Non-manajer
  3. Orang0orang dan organisasi-organisasi dalam lingkungan perusahaan

Fungsi-fungsi Manajemen :

  1. Manajer merencanakan (plan) apa yang akan mereka lakukan
  2. Mengorganisasikan (organize) untuk mencapai rencana tersebut
  3. Menyusun staf (staff) organisasi mereka dengan sumber daya yang diperlukan
  4. Dengan sumber daya yang ada, mereka mengarahkan (direct) untuk melaksanakan rencana.
  5. Akhirnya mereka mengendalikan (control) sumber daya, menjaganyaagar tetap beroperasi secara optimal.

Peran-peran Manajerial Mintzberg :

Interpersonal Roles

–          Figurehead : manajer melaksanakan tugas-tugas seremonial, seperti mendampingi pejabat yang berkunjung meninjau fasilitas

–          Leader : manajer memelihara unit dengan mempekerjakan dan melatih staf serta menyediakan motivasi dan dorongan.

–          Liaison : manajer menjalin hubungan dengan orang-orang diluar unit manajer tersebut – rekan kerja dan lainnya di lingkungannya – dengan tujuan menyelesaikan masala-masalah bisnis

Informational Roles

–          Monitor : manajer secara tetap mencari informasi mengenai kinerja unit.

–          Disseminator : manajer meneruskan informasi yang berharga kepada oranglain di dalam unitnya.

–          Spokesperson : manajer meneruskan informasi yang berharga kepada orang-orang diluar unit- pimpinan dan orang-orang dilingkungannya.

Peran keputusan

–          Entrepeneur : manajer membuat perbaikan-perbaikan yang cukup permanen pada unit, seperti mengubah struktur organisasi.

–          Disturbance handler : manajer bereaksi pada kejadian-kejadian tidak terduga, seperti devaluasidolar di negara asing yang akan menjadi tempat operasi perusahaannya.

–          Resource allocator : manajer mengendalikan pengeluaran unitnya, menetukan unit bawahan mana yang mendapatkan sumber daya.

–          Negotiator : manajer menengahi perselisihan baik didalam unitnya maupun antara unit dan lingkungannya.

Fungsi-fungsi manajemen dan peran-peran manajerial ini akan menjadi kerangka kerja yang bermanfaat saat merancang sistem iformasi.

 Keahlian Manajemen

Seorang manajer yang berhasil harus memiliki banyak keahlian, tetapi ada dua yang mendasar : komunikasi dan pemecahan masalah. Manajer berkomunikasi dengan bawahannya, atasannya manajer lain ditingkat yang sama, dan dengan orang-orang diluar perusahaan.

Keahlian Komunikasi

            Manajer menerima dan mengirimkan informasi dalam bentuk lisan dan tertulis. Komunikasi tertulis meliputi laporan,surat memo,elektronik mail dan terbitan berkala. Komunikasi lisan terjadi saat rapat, saat menggunakan telepon atau voice mail, saat meninjau fasilitas, dan selama acara makan bisnis serta berbagai kegiatan sosial.

Keahlian Pemecahan Masalah

            kita mendefinisikan pemecahan masalah (problem solving) sebagai semua kegiatan yang mengarah pada solusi suatu permasalahan. Masalah biasanya dianggap sebagai sesuatu yang selalu buruk, karena sangat sedikit yang menganggap masalah sebagai sesuatu untuk meraih kesempatan.

Manajer dan Sistem

Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan. Suatu organisasi seperti perusahaan atau suatu area fungsional cocok dengan dengan definisi ini. Organisasi terdiri dari sejumlah sumber daya seperti telah kita bahas sebelumnya, dan sumber daya tersebut bekerja menuju trcapainya suatu tujuan tertentu yang ditentukan oleh pemilik atau manajemen.

            Subsistem sebenarnya hanyalah sistem di dalam suatu sistem. Ini berarti bahwa sistem berada pada lebih dari satu tingkat.

Walaupun istilah Supersistem jarangdigunakan, sistem seperti ini ada. Jika suatu sistem adalah bagian dari sistem yang lebih besar, sistem yang lebih besar itu adalah Supersistem.

Sistem Bisnis

Tanggung jawab utama manajer adalah memastikan bahwa perusahaan menapai tujuannya. Berbagai usaha diarahkan untuk membuat berbagai bagian perusahaan bekerja sama seperti seharusnya. Manajer adalah elemen pengendali dalam sistem, menjaga sistem itu agar terus berjalan dan bergerak menuju tujuannya.

Sistem fisik dan sistem konseptual

Perusahaan bisnis adalah suatu sistem fisik. Ia terdiri dari sejumlah sumber daya fisik. Suatu sistem konseptual, sebaliknya, adalah sistem yang menggunakan sumber daya konseptual – informasi dan data – untuk mewakili suatu sistem fisik. Sistem konseptual umumnya ada sebagai citra mental dari pikiran manajer sebagai angka-angka atau tulisan pada selembar kertas, atau dalam bentuk elektronik di media penyimpanan komputer.

Pentingnya Suatu Pandangan Sistem

Suatu pandangan sistem (system view) mlihat operasi bisnis sebagai sistem-sistem yang melekat dalam suatu lingkungan yang lebih luas. Ini adalah suatu cara pandang yang abstrakm tetapi bernilai potensial bagi manajer. Pandangan sistem ini :

  1. Mencegah manajer tersesat dala kompleksitas struktur organisasi dan rincian pekerjaan,
  2. Menyadari perlunya memiliki tujuan-tujuan yang baik
  3. Menekankan pentingnya kerja sama semua bagian dalam organisasi
  4. Mengakui keterkaitan organisasi dengan lingkungannya
  5. Memberikan penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik yang hanya dapat dicapai dengan ara sistem lingkaran tertutup

Data versus Informasi

Data terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai.

Informasi adalah data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti.

CBIS (computer based information system)

Dalam beberapa hal, tiap subsistem dari CBIS menyerupai suatu organisme hidup-lahir, bertumbuh menjadi matang, berfungsi dan akhirnya mati. Proses evolusioner ini disebut siklus kehidupan sistem, dan terdiri dari tahap-tahap sebagai berikut :

  • Perencanaan
  • Analisis
  • Rancangan
  • Penerapan
  • Penggunaan

Tahap-tahap ini disebut siklus kehidupan sistem da dapat dilakukan oleh pemakai sendiri atau pemakain bekerja sama dengan para spesialis informasi. Bahkan bila sistem ini dikembangkan bersama-sama manajerlah yang bertanggung jawab atas tiap tahap siklus kehidupan sistem.

Siklus kehidupan dari suatu sistem berbasis komputer mungkin hanya berlangsung beberapa bulan, atau mungkin berlangsung beberapa tahun. SIM yang memproyekasikan jumlah agen dan perekrut untuk perusahaan asuransi telah digunakan sejak pertengahan 1980-an. Cepat atau lambatm sifat dunamis bisnis akan melampaui kemampuan siste informasi, dan sistem itu harus diperbarui.

Sejumlah perusahaan yang mula-mula menggunakan komputer berusaha untuk menjustifikasi sistem pengolahan data mereka berdasarkan pada biaya tenaga administrasi yang digantikan, namun gagal untuk melaksanakan pemberhentian pegawai-pegawai yang tidak diperlukan. Keberhasilah yang lebih besar dicapai dalam usaha peningkatan efisiensi atau pengurangan investas. Sekarang, sangat sukar untuk menentukan nilai rupiah dari output subsistem CBIS yang berorientasi informasi seperti SIN, DSS dan ES. Sebaliknya, bobot yang lebih besar diberikan pada ukuran-ukuran subyektif.

sumber : sistem informasi manajemen ,raymond ma leod.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s