0

Pertanyaan Materi Sidang Paket 3

Sabtu 18 Juni 2016 adalah hari dimana gue sidang kompre  jurusan Sistem Informasi di Kampus A Gunadarma Kenari, itu bukan pertama kalinya gue sidang disana karena sebelumnya gue udah pernah sidang PI tahun 2014 dari d3 Manajemen Informatika, gue akuin untuk pertama kalinya gue ngerasa bener-bener ketakutan yang entah kenapa bikin gue panik banget sampe ga bisa tidur semaleman sebelum hari itu, akhirnya gue memutuskan untuk ga tidur dan menghafal setiap materi yang udah gue rangkum sesederhana mungkin.  13492859_1373332686013928_1943995455_n

gue bikin rangkuman dari paket 3 yang gue ambil yaitu IMK, SBD , ANSI
jam setengah 7 gue udah sampe di kampus kenari dan suasana hening, semua memegang kertas materi sambil komat kamit tanpa henti (ngehafal) dan membuat gue semakin panik, gue pun akhirnya ngeluarin kertas rangkuman yang udah gue buat lalu gue baca ulang, entah kenapa apa yang udah gue hafalin hilang begitu saja di ingatan gue, tangan dan kaki gue jadi dingin seketika. jam 9 tepat untuk breefing dan persiapan pengumpulan foto dll. setelah itu dibagikan kertas yang berisi daftar nama dosen penguji. dan pas gue liat nama gue ternyata gue di uji oleh Bu Fenni Agustina, Pak Bambang Wahyudi dan Bu Ramdona. gue bersyukur banget karena gue dapat penguji Bu Fenni karena beliau dulu adalah Dosen pembimbing pada saat PI di D3 gue dulu, gue tau betul beliau orang yang sangat baik (rasanya seperti sudah takdir bertemu lagi dengan beliau setelah sekian lama). dan Pak Bambang ini dia adalah Dosen pembimbing temen gue waktu D3 dan temen gue bilang beliau orangnya baik dan senang bercanda. selanjutnya untuk Bu Ramdona, beliau merupakan orang yang tegas dan sedikit terlihat galak😀 hehe..
disaat pengumuman untuk masuk ke ruangan gue pun memutuskan untuk maju pertama karena gue ga mau menunggu lama yang nantinya bakal bikin gue semakin panik, walaupun gue tau maju pertama itu sangat beresiko.
oke tiba giliran gue pertama masuk ke ruangan, gue langsung di sapa oleh Bu Fenni (ANSI),
Bf : kamu siapa?
G   : saya Novie bu (sambil senyum sok kenal)
Bf : oh kamu yang dulu anak didik saya waktu D3 ya ?
G   : iya bu waktu itu saya buat PI sama ibu.
Bf : oh iya saya ingat, kamu sudah kerja?
G   : Belum bu

Bf : oke novi, sekarang menurut kamu dari ketiga mata kuliah ini mana duluan jika       diurutkan?

G   : imk, ansi ,sbd bu ( Gue jawab salah nih haha )

Bf : kamu yakin? coba kamu pikirin lagi

G   : setelah saya pikir lagi yg pertama itu Ansi , sbd lalu imk

Bf : nah itu baru bener

G   : iya bu (sambil senyum)

Bf : kamu tau perancangan sistem? apa aja sih yang dilakukan?

G   : gue jawab merancang input proses output bu

Bf : iya, lalu apa lagi? kalau perancangan itu duluan mana input dulu apa output dulu?

G   : output dulu bu

Bf : kenapa output dulu dan boleh ngga kalau input dulu?

G   : karena kita harus merancang dulu gambaran hasilnya apakah sesuai dengan kebutuhan user apakah sudah memudahkan user dalam menggunakan sistem. kalau input dulu ngga boleh bu, karena kita ga akan tau nanti hasilnya seperti apa.

Bf : iya benar, lalu apalagi setelah perancangan output dan input

G  : (gue diem karena gugup dan bener2 nge blank)

Bf : (dibantu sama bu Fenni) perancangan dialog itu masuk ngga?

G   : (akhirnya gue inget, ini maksudnya beliau itu tahapan2 perancangan sistem) iya bu perancangan dialog itu tahap ke 3, jadi urutan nya perancangan output. perancangan input, perancangan dialog. perancangan proses sistem, perancangan database, perancangan kontrol, perancangan jaringan dan perancangan komputer.

Bf : kamu tau perancangan umum?

G   : untuk memberikan gambaran umum kepada user mengenai sistem baru bu.

Bf : kalau perancangan terinci itu apa?

G   : perancangan terinci itu perancangan fisik seperti perancangan output yang bertujuan untuk mengubah data menjadi informasi yang berkualitas bu.

Bf : yaudah cukup dari saya.

Selanjutnya SBD oleh Pak Bambang Wahyudi

Pb  : Perancangan database itu apa sih?

G    : Proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem ( gue jawab dengan terbata2 karna agak lupa )

Pb  : Apa aja sih yang dilakukan dalam merancang database?

G    :gue diem agak lama soalnya bener2 ngeblank saking gugupnya ) trus gue jawab aja , saya taunya cara membuat database pak.

Pb  :  pembuatan database? coba gimana

G    :  iya pak, pertama kita harus punya xampp lalu nanti masukan field nama databasenya lalu hubungkan ke mysql ( terus dipotong sama pak bambang )

Pb  : filed itu apa sih?

G    : bagian dari file pak.

Pb  : oke sekarang menurut kamu File sama Database itu besaran mana?

G    :  Database pak.

Pb  : kalo di universitas gunadarma databasenya itu isinya apa saja?

G    : Data mahasiswa, Data Dosen , Data mata kuliah , kelas.

Pb  : oke sudah.

Dan yang terakhir IMK oleh Bu Ramdona

Br  :  Apa yang kamu ketahui tentang IMK?

G   : ilmu yang mempelajari tentang hubungan anatara manusia dan komputer meliputi perancangan, evaluasi, implementasi antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia.

Br : mudah digunakan manusianya itu seperti apa?

G   : memudah kan pekerjaan bu.

Br : iya saya tau memudahkan, tapi itu memudahkannya seperti apa ( sambil tegas dengan nada kesal dan membuat gue semakin panik )

G   : iya seperti menyelesaikan tugas dalam pekerjaan bu.

Br : nah begitu, coba sekarang saya mau kamu ulangi defini tadi dengan jawaban singkat tanpa harus ada kata meliputi ( dengan nada yang tegas dan gue cuman bisa ngeliatin mata nya )

G  : ( akhirnya gue ulangin definisi nya) imk adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer untuk memudahkan manusia dalam menyelesaikan tugas.

Br : nah kan begitu simpel lebih singkat dan jelas , kata Tugas itu sudah mewakili semuanya seperti perancangan evaluasi dll.

G   : iya bu. ( senyumin aja biar keliatan ga panik )  

Br : apalagi ya, oke prototype itu apa?

G   : ( gue ga belajar materi bab ini )

Br : ayo masa kamu ga tau sih, yang kamu pelajari itu emangnya apa?

G   : ( makin panik, mental down ) saya belajar ilmu2 yang terkait dalam imk dan prinsip2 imk bu.

Br : yaudah ilmu2 yang terkait itu apa aja?

G   : psikologi, ergonomi ..( lalu di potong sama Bu Ramdona )

Br : Ergonomi itu apa sih?

G   : Berkaitan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan yang nyaman bu, misalnya bentuk meja , kursi layar tampilan , pencahayaan.

Br :  bentuk meja kursi itu maksudnya gimana?

G   : iya bu jadi di sesuaikan tinggi tempat duduknya dengan layar monitor apa sudah sesuai dengan kita untuk mendapatkan kenyamanan.

Br : terus apalagi?

G   : pencahayaan bu , lampu ruangan di atur agar tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.

Br : udah deh segitu aja dari saya.

Ya sudah kamu boleh meninggalkan ruangan kata Bu Fenni, iya bu makasih ya bu, pak (sambil senyum).

setelah keluar dari ruangan rasanya lega banget dan gue yakin banget pasti lulus haha

akhirnya tepat jam 2 di umumin kelulusan, seperti pengalaman gue di sidang PI waktu D3 dulu kalo gelombang pertama yg dipanggil udah pasti lulus , dan gue dipanggil di gelombang pertama yang membuat gue semakin yakin kalo gue lulus, dan tiba saat pengumuman seperti biasa dosen membuat suasana yang menegangkan untuk menakut-nakuti mahasiswa. dan masuk kelompok 2 dan dinyatakan lulus. alhamdulilah selesai sudah perjuangan gue di S1 ini.

Terima kasih untuk kamu yang sudah menemani dari semester 5 hingga saat ini🙂

13479489_1373388886008308_2077390662_n                                           You Are the Most Beautiful Grace to Me ♥

 

0

Teknologi Interface ( Interaksi Manusia dan Komputer )

Contoh gambar yang berhubungan dengan Teknologi Interface pada TV Show UI :

image

sumber : http://www.noteloop.com/kit/fui/tv-show/fringe/

Komentar saya terhadap gambar diatas :
Menurut saya pada gambar tersebut dalam opacity sudah cukup jelas, tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap,dan pada gambar belakangnya cukup bisa terlihat dan tidak tertutup dengan gambar yang ada di depan nya. dan untuk pemilihan warna pada gambar depan disesuaikan dengan warna pada gambar belakang sehingga tidak menyatu atau tidak sulit untuk membedakan, namun lebih baik jika pencahayaan(brightness) pada gambar ditambahkan karena terlihat seperti kurang pencahayaan.

0

Hubungan Sistem Informasi dengan Ilmu Budaya Dasar

Dalam kesehariannya manusia tidak dapat terlepas informasi-informasi yang ada disekitarnya. Mengapa demikian? Karena manusia memiliki panca indera yang berfungsi menerima setiap informasi bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Tak bisa dipungkiri bahwa setiap input yang masuk kedalam panca indera kita dapat menjadi sebuah informasi, entah itu menjadi informasi yang bermanfaat ataupun tidak. Dan bila manusia itu sendiri merasa bahwa informasi itu sangat penting bagi dirinnya maka akan timbul perasaan keingintahuan dan penasaran untuk mendapatkan informasi tersebut sebanyak-banyaknya. Manusia pun akan selalu semakin berkembang bila ia mampu mendapatkan informasi yang sebanyak mungkin ia dapatkan. Selanjutnya informasi yang telah didapat tadi oleh manusia tersebut pada akhirnya bisa merubah cara berfikir, pergaulan, wawasan, kebiasaan, dan bisa merubah pandangan dari niai-nilai yang telah berlaku di masyarakat sekitarnya.

PENGERTIAN SISTEM

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata “sistem” banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem)

PENGERTIAN INFORMASI

Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”.
Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat mempengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya.
Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.
Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi)

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI

Definisi dari Sistem Informasi sendiri ialah Suatu Sistem terintegrasi yang mampu menyediakan Informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. Atau; Sebuah Sistem terintegrasi atau Sistem manusia-mesin, untuk menyediakan Informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi.
Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya.
(http://willis.comze.com/pengertian_si.html)

Setiap sistem informasi menyajikan tiga gatra pokok: pengumpulan dan pemasukan data, penyimpanan dan pengambilan kembali (retrieval) data , dan penerapan data, yang dalam hal sistem informasi terkomputer termasuk penayangan. Suatu sistem informasi terkomputer pada asasnya terdiri atas lima komponen yang menjadi sub-sistemnya, yaitu pelambangan (encoding) data dan pemprosesan masukan, pengolahan data, pengambilan kembali data, pengolahan dan analisis data, dan penayangan data.
(soil.faperta.ugm.ac.id/tj/1981/1990%20SISTEM%20INFORMASI.pdf)

PENGERTIAN ILMU

Kata ilmu dalam bahasa Arab “ilm“yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam kaitan penyerapan katanya, ilmu pengetahuan dapat berarti memahami suatu pengetahuan, dan ilmu sosial dapat berarti mengetahui masalah-masalah sosial, dan lain sebagainya.
Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.
Contoh: Ilmu Alam hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani (materiil saja) atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika membatasi lingkup pandangannya ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang kongkrit. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jauhnya matahari dari bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi sesuai untuk menjadi perawat.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu)

Ilmu yang di sebut sebagai science mempunyai arti the study of the structure and behavior of the physical and natural world and society, especially through observation and experiment. Itu menurut kamus oxford yang jika diterjemahkan menjadi studi tentang struktur dan perilaku dari dunia fisik dan alam dan masyarakat, khususnya melalui pengamatan dan percobaan.Tampaknya kedua pengertian diatas yakni pengertian ilmu dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa inggris memiliki persamaan.
(http://kangmoes.com/artikel-tips-trik-ide-menarik-kreatif.definisi/pengertian-ilmu.html)

PENGERTIAN BUDAYA

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri.”Citra yang memaksa” itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti “individualisme kasar” di Amerika, “keselarasan individu dengan alam” d Jepang dan “kepatuhan kolektif” di Cina. Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka. Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya)

PENGERTIAN DASAR

Dasar adalah suatu awalan atau permulaan dari semuannya, ilmu dasar berarti ilmu yang di pelajari adalah awal dari sebuah pelajaran dan pelajaran itu akan berkembang yang disebut pengembangan dasar.
(http://intan-berduri.blogspot.com/2010/10/hubungan-sistem-informasi-dan-ilmu.html)

PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR

Menurut Koentjaraningrat (1980), kata “Kebudayaan” berasal dari kata sanskerta Budhayah, yaitu bentuk jamak dari dari Budhi yang berarti “Budi” atau “akal”. Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan “hal – hal yang bersangkutan dengan akal”. Sedangkan kata “budaya” merupakan perkembangan majemuk dari “budi daya” yang berarti “daya dari budi” sehingga dibedakan antara “budaya” yang berarti “daya dari budi” yang berupa cipta, karsa dan rasa, dengan “kebudayaan” yang berarti hasil dari cipta, karsa dan rasa. Dalam disiplin ilmu antropologi budaya, kebudayaan dan budaya itu artinya sama saja.Kebudayaan ataupun yang disebut peradaban mengandung pengertian yang luas, meliputi pemahaman perasaan sauatu bangsa yang kompleks, meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat (kebiasaan), dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat.Pendek kata kebudayaan dalam kaitannya dengan ilmu budaya dasar adalah penciptaan, penertiban, dan pengolahan nilai-nilai insani ; tercakup didalamnya usaha memanusiakan diri didalam alam lingkungan, baik fisik maupun sosial.
(http://chairulhardiyantomaulana.blogspot.com/2010/02/hubungan-sistem-informasi-dan-ilmu.html)

Secara umum pengertian kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
Ilmu Budaya Dasar Merupakan Pengetahuan Tentang Perilaku Dasar-Dasar Dari Manusia karena pada ilmu budaya dasar memiliki unsur-unsur dari kebudayaan yaitu:
1. Sistem Religi/ Kepercayaan
2. Sistem organisasi kemasyarakatan
3. Ilmu Pengetahuan
4. Bahasa dan kesenian
5. Mata pencaharian hidup
6. Peralatan dan teknologi
(http://indobudaya.blogspot.com/2007/11/ilmu-budaya-dasar.html)

HUBUNGAN INFORMASI DENGAN ILMU
Ilmu informasi adalah ilmu yang mempelajari data dan informasi, dan mencakup cara bagaimana menginterpretasi, menganalisa, menyimpan, dan mengambil kembali data dan informasi tersebut. Ilmu informasi merupakan dasar dari analisa komunikasi dan basis data. Secara lebih luas, ilmu informasi merupakan bidang interdisipliner yang berkaitan dengan beberapa aspek ilmu komputer, ilmu perpustakaan, dengan bidang kognitif, dan ilmu sosial.
Ilmu Informasi terdiri dari memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana mengumpulkan, mengelompokkan, memanipulasi, menyimpan, mengambil dan menyebarkan segala jenis informasi. Beberapa penulis memperlakukan informatika sebagai sinonim untuk informasi ilmu pengetahuan, khususnya berkaitan dengan konsep yang dikembangkan oleh AI Mikhailov dan lainnya penulis Uni Soviet pada pertengahan tahun enam puluhan, yang menunjukkan bahwa informatika adalah sebuah disiplin yang berhubungan dengan studi Ilmiah Informasi. Karena cepat berkembang, interdisipliner sifat informatika, makna yang tepat dari istilah “informatika” sekarang ini sulit untuk dijabarkan.
(http://suryarizaputra.wordpress.com/2010/02/20/sistem-informasi-x-ilmu-budaya-dasar/)

Pengaksesan informasi secara online sangat bermanfaat bagi IPTEK. Dalam IPTEK internet menjadi kebutuhan sehari-harinya. Karena melalui internet maka orang bisa mengetahui ilmu pengetahuan yang kita tidak ketahui menjadi tahu. Kemudian manfaat yang lainnya internet bagi IPTEK, yaitu mempelajari teknologi-teknologi yang berkembang saat ini. Dan juga bisa membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang tugasnya membuat laporan-laporan lainnya. Seperti laporan makalah ekonomi, biologi, kimia, fisika, dan lain-lain. Kalau kita hanya berpatokan dengan buku saja maka kita akan mengalami kerepotan dalam mencarinya. Bukan hanya makalah, laporan penelitian juga bisa seperti jurnal yang hanya bisa didapatkan di internet. Tapi di tiap sekolah di Indonesia khususnya sekolah negeri, pemerintah sudah memasang computer di tiap sekolah plus internet. Agar siswa dan siswi Indonesia tidak menjadi bodoh dalam menggunakan computer dan internetnya. Tapi internet tidak selalu menguntungkan ada juga kerugiannya seperti adanya situs-situs yang tidak wajar untuk ditampilkan di depan public. Kesemua itu dilakukan oleh manusia hanya untuk mencari sensasi. Tapi manusia tidak tau apa yang akan terjadi jikalau anak-anak yang melihatnya. Mereka bisa terpengaruh dan juga bisa menirunya jika mereka suka. Internet tidak selalu menguntungkan ada juga sisi negativenya. Tapi kalau untuk mencari berita-berita atau informasi penting itu sangat berguna sekali. Internet merupakan sarana pendidikan untuk menambah wawasan. IPTEK di Indonesia cukup bagus. Dimana pendidiknya profesional dan berpengalaman. Kesemua itu dilakukan agar Indonesia tidak lagi menjadi negara terbelakang dalam hal pendidikan. Faktor yang menghambat pendidikan di Indonesia adalah kurangnya modal untuk mendirikan dan menyekolahkan orang-orang yang kurang mampu.Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan di seluruh dunia adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi. Tetapi di Indonesia, belum semua pendidikan menggunakan internet. Ada beberapa alasan mengapa di Indonesia belum semua pendidikan menggunakan internet, faktornya adalah :
• Kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).
• Kurangnya sumber informasi dalam bahasa Indonesia. Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia akan belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk. Inisiatif langka seperti ini sudah ada namun masih kurang banyak.
• Akses Internet masih mahal. Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.
Akses Internet masih susah diperoleh. Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.

Selain dari dampak positif, internet juga berdampak negatif bagi para pelajar. Pengguna internet terbesar saat ini adalah para pelajar SLTP diikuti oleh pelajar SLTA dan kalangan mahasiswa justru menempati urutan ketiga (kecuali di warnet yang berdekatan dengan kampus). Dalam sebuah survey, para pelajar SLTP, SLTA dan SD sebagian besar menggunakan internet untuk bermain game dan chatting. Dan rata-rata mereka rela menghabiskan waktu 3-5 jam/ hari dengan mengeluarkan uang Rp.7000Rp.30.000/hari untuk bermain internet. Memang tidak semua pelajar hanya menggunakan internet untuk bermain game dan chatting. Memang diantara mereka juga menggunakan internet untuk sarana mencari pengetahuan, namun yang melakukan hal itu jumlahnya tidaklah banyak. Game dan chatting bisa membawa effect kecanduan. Dan apabila sudah kecanduan tentu effect sampingnya akan membuat anak menjadi malas belajar, malas mengaji dan setiap ada kesempatan selalu berusaha untuk bermain game dan chatting. Dampak negatif bermain game hampir sama dengan dampak permainan Play Station dimana seseorang yang sudah kecanduan akan betah seharian bermain dan bahkan lupa makan, lupa minum dan lupa kalau hari esok masih ada. Begitu juga dengan chatting, para pelajar yang melakukan kegiatan ini menganggap waktu 5 jam sama dengan 10 menit. Dan mereka cenderung memanfaatkan chatting untuk sekedar ngobrol kesana-kemari dengan teman kencannya di internet dan bahkan tidak menutup kemungkinan juga mengarah kepada pembicaraan yang porno. Effect permainan game dan chatting ini justru lebih berbahaya dari kekhawatiran kita sekitar 5 tahun lalu tentang maraknya situs-situs porno. Karena berdasarkan pengamatan, ternyata situs porno hanya berefek pada euforia dan dalam waktu singkat mereka sudah akan bosan. Namun effect game dan chatting adalah effect candu yang bisa membuat penggunanya menjadi ketagihan dan ini yang sangat berbahaya bagi dunia pendidikan kita. Beberapa kejadian di Indonesia menunjukan ada kasus perkosaan oleh teman chatting, penipuan oleh teman chatting
(http://intan-berduri.blogspot.com/2010/10/hubungan-sistem-informasi-dan-ilmu.html)

HUBUNGAN INFORMASI DAN BUDAYA

Informasi dan Budaya mencakup aspek-aspek seperti nilai-nilai sikap dan perilaku yang dapat mempengaruhi orang-orang agar orang-orang tersebut dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan memperkenalkan mereka dengan budaya informasi, namun tidak semua budaya informasi dapat berdampak positif ada yang dapat memperburuk pribadi seseorang jika budaya informasi yang diberikan melenceng.
(http://suryarizaputra.wordpress.com/2010/02/20/sistem-informasi-x-ilmu-budaya-dasar/)

Globalisasi pada hakikatnya ternyata telah membawa nuansa budaya dan nilai yang mempengaruhi selera dan gaya hidup masyarakat. Melalui media yang kian terbuka dan terjangkau, masyarakat menerima berbagai informasi tentang peradaban baru yang datang dari seluruh penjuru dunia. Begitulah, misalnya, banjir informasi dan budaya baru yang dibawa media tak jarang teramat asing dari sikap hidup dan norma yang berlaku. Terutama masalah pornografi, dimanasekarang wanita-wanita Indonesia sangat terpengaruh oleh trend mode dari Amerika dan Eropa yang dalam berbusana cenderung minim, kemudian ditiru habis-habisan. Sehingga kalau kita berjalan-jalan di mal atau tempat publik sangat mudah menemui wanita Indonesia yang berpakaian serba minim mengumbar aurat. Di mana budaya itu sangat bertentangan dengan norma yang ada di Indonesia. Belum lagi maraknya kehidupan free sex di kalangan remaja masa kini. Pengaruh informasi terhadap budaya ini memang menyebabkan pengaruh yang paling parah. Kalau di negara Indonesia ini hamper semua masyarakatnya telah mengikuti budaya yang seperti di Amerika dan Eropa, pasti akan ada perpecahan dari dalam negeri ini, akan ada pertentangan yang mungkin akan berdampak buruk bila orang yang mengikuti gaya Eropa dan Amerika itu melawan. Karena kalau mereka melawan, mereka akan berfikir negara Indonesia ini seperti negara luar yang bebas. Jadi mereka akan melakukan tindakan yang bebas sesuka hati mereka untuk mempertahankan gaya yang ditiru oleh mereka. Kehidupan sosial masyarakat juga ikut berdampak akibat perkembangan informasi tersebut, terutama pada perkembangan internet. Dampak dari pengaruh tersebut adalah kurangnya sikap gotong-royong dari masyarakat, individualisme terlihat pada masyarakat kota. Hubungan sosial yang terjalin di masyarakat kita bisa hanya dengan menggunakan via hand phone atau via email. Memang cara seperti itu praktis, cepat dan mudah. Tapi tanpa sadar mereka tidak dapat bersilaturahmi secara langsung.
Pengaruh positif dari informasi yang berkembang di dunia bagi budaya yaitu pengetahuan budaya. Indonesia yang belakangan ini budayanya yang dimiliki sering diakui atau diklaim oleh negara lain kini seluruh dunia dapat melihat dan mengenal bagaimana kebudayaan di Indonesia, sehingga seluruh dunia dapat tau bagaimana isi di setiap masing-masing negara, sebenarnya selain memamerkan bdayanya, Indonesia juga harus memberikan hak paten terhadap budaya-budayanya agar tidak di curi lagi oleh negara lain kalau Indonesia sudah mengukuhkannya. Jadi mudah-mudahan tidak akan ada lagi pengakuan dari Negara-negara lain terhadap kebudayaan bangsa Indonesia.
(http://intan-berduri.blogspot.com/2010/10/hubungan-sistem-informasi-dan-ilmu.html)

HUBUNGAN SISTEM DAN BUDAYA
Sistem budaya adalah suatu aturan yang mengatur budi dan akal manusia dalam suatu kesatuan agar tetap teratur dan sejalan dengan budaya masing-masing daerah.
Di atas telah dikatakan sistem adalah kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak. Dan budaya adalah sesuatu perilaku dari sekelompok masyarakat yang menjadi suatu tradisi atau kebiasaan yang dilakuukkan secara turun temurun dari sekelompok masyarakat dan itu menjadi ciri khas dari kelompok mereka. Menurut saya hubungan antara sistem dan budaya adalah dalam hal penggerak dan kesatuan bagian yang saling berhubungan . Budaya di Indonesia pasti ada penggerak atau yang malukukan kegiatan kebudayaan tersebut, yaitu masyarakat Indonesia itu sendiri. Indonesia memiliki banyak ragam suku-suku sehinngga budaya yang ada di Indonesia bermacam-macam. Walaupun berbeda-beda suku dan budaya, Indonesia memiliki ‘binika tunggal ika’ yang artinya walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua. Jadi suatu sistem yang menghubungkan budaya di Indonesia adalah sebuah negara Indonesia yang dipimpin seseorang Presiden. Presiden mengatur pergerakan sistem di Indonesia agar perdamaian selalu terjalin di sini.
(http://intan-berduri.blogspot.com/2010/10/hubungan-sistem-informasi-dan-ilmu.html)

Kesimpulan

Informasi merupakan elemen dari kehidupan manusia yang saling terkait satu sama lainnya. Manusia berinteraksi kepada yang lain untuk dapat saling bertukar informasi. Banyak hal yang dapat terjadi dari proses sebuah informasi tersebut. Maka perlu adanya pengelolaan yang baik dalam hal ini merupakan fungsi dari sistem informasi. Namun dalam pelaksannanya seorang professional dibidang tersebut perlu melihat dampak dari sebuah sistem yang mereka buat. Karenanya tidak bisa diabaikan hal ini karena hanya mementingkan sesuatu keinginan akan sebuah ambisi saja.

Maka dari itu terjadi hubungan yang sangat erat antara sistem informasi dengan ilmu budaya dasar. Yakni agar mereka yang professional dibidang informasi mampu melihat mengenai masalah-masalah manusia dan budaya. Memperluas wawasan mereka dalam menyesuaikan dengan lingkungannya, peka terhadap lingkungan budaya serta kritis terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kemanusiaan dan budaya.

0

ONDEL-ONDEL

Di Pasundan dikenal dengan sebutan Badawang, di Jawa Tengah disebut Barongan Buncis, sedangkan di Bali lebih dikenal dengan nama Barong Landung. Menurut perkiraan jenis pertunjukan itu sudah ada sejak sebelum tersebarnya agama Islam di Pulau Jawa.
Semula ondel-ondel berfungsi sebagai penolak bala atau gangguan roh halus yang gentayangan. Dewasa ini ondel-ondel biasanya digunakan untuk menambah semarak pesta- pesta rakyat atau untuk penyambutan tamu terhormat, misainya pada peresmian gedung yang baru selesai dibangun. Betapapun derasnya arus modernisasi, ondel-ondel ternyata masih tetap bertahan dan menjadi penghias wajah kota metropolitan Jakarta.

Adapun sejarah dari Ondel-ondel sebagai berikut :
Ondel-ondel adalah pertunjukan rakyat yang sudah berabad-abad terdapat di Jakarta dan sekitarnya, yang dewasa ini menjadi wilayah Betawi. Walaupun pertunjukan rakyat semacam itu terdapat pula di beberapa tempat lain seperti di Priangan dikenal dengan sebutan Badawang, di Cirebon disebut Barongan Buncis dan di Bali disebut Barong Landung, tetapi ondel-ondel memiliki karakteristik yang khas. Ondel-ondel tergolong salah satu bentuk teater tanpa tutur, karena pada mulanya dijadikan personifikasi leluhur atau nenek moyang, pelindung keselamatan kampung dan seisinya. Dengan demikian dapat dianggap sebagai pembawa lakon atau cerita, sebagaimana halnya dengan “bekakak” dalam upacara “potong bekakak” digunung gamping disebelah selatan kota Yogyakarta, yang diselenggarakan pada bulan sapar setiap tahun.

Ondel-ondel berbentuk boneka besar dengan rangka anyaman bambu dengan ukuran kurang lebih 2,5M, tingginya dan garis tengahnya kurang dari 80 cm. Dibuat demikian rupa agar pemikulnya yang berada didalamnya dapat bergerak agak leluasa. Rambutnya dibuat dari ijuk,”duk” kata orang Betawi. Mukanya berbentuk topeng atau kedok, dengan mata bundar (bulat) melotot.
Ondel-ondel yang menggambarkan laki-laki mukanya bercat merah, yang menggambarkan perempuan bermuka putih atau kuning. Ondel-ondel biasanya digunakan untuk memeriahkan arak-arakan, seperti mengarak pengantin sunat dan sebagainya. Lazimnya dibawa sepasang saja, laki dan perempuan. Tetapi dewasa ini tergantung dari permintaan yang empunya hajat. Bahkan dalam perayaan-perayaan umum seperti ulang tahun hari jadi kota Jakarta, biasa pula dibawa beberapa pasang, sehingga merupakan arak-arakan tersendiri yang cukup meriah.

Musik pengiring ondel-ondel tidak tertentu, tergantung masing-masing rombongan. Ada yang diiringi Tanjidor, seperti rombongan ondel-ondel pimpinan Gejen, kampung Setu. Ada yang diiringi gendang pencak Betawi seperti rombongan “Beringin Sakti” pimpinan Duloh (alm), sekarang pimpinan Yasin, dari Rawasari. Adapula yang diiringi Bende, “Kemes”, Ningnong dan Rebana Ketimpring, seperti rombongan ondel-ondel pimpinan Lamoh, kalideres.

Disamping untuk memeriahkan arak-arakan pada masa yang lalu biasa pula mengadakan pertunjukan keliling, “Ngamen”. Terutama pada perayaan-perayaan Tahun Baru, baik masehi maupun Imlek. Sasaran pada perayaan Tahun Baru Masehi daerah Menteng, yang banyak dihuni orang-orang Kristen.Pendukung utama kesenian ondel-ondel petani yang termasuk “abangan”, khususnya yang terdapat di daerah pinggiran kota Jakarta dan sekitarnya.

Pembuatan ondel-ondel dilakukan secara tertib, baik waktu membentuk kedoknya demikian pula pada waktu menganyam badannya dengan bahan bambu. Sebelum pekerjaan dimulai, biasanya disediakan sesajen yang antara lain berisi bubur merah putih, rujak-rujakan tujuh rupa, bunga-bungaan tujuh macam dan sebagainya, disamping sudah pasti di bakari kemenyan. Demikian pula ondel-ondel yang sudah jadi, biasa pula disediakan sesajen dan dibakari kemenyan, disertai mantera-mantera ditujukan kepada roh halus yang dianggap menunggui ondel-ondel tersebut. Sebelum dikeluarkan dari tempat penyimpanan, bila akan berangkat main, senantias diadakan sesajen. Pembakaran kemenyan dilakukan oleh pimpinan rombongan, atau salah seorang yang dituakan. Menurut istilah setempat upacara demikian disebut “Ukup” atau “ngukup”.

Sumber : http://jakartapunyasouvenir.blogspot.com/2011/10/asal-usul-ondel-ondel.html

0

Resep Kuah Bugis – Sulawesi Utara

resep kuah bugis

Bahan

  • 800 gram iga sapi, potong-potong
  • 2,5 liter air, untuk merebus iga
  • 4 sdm minyak untuk menumis

Haluskan

  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah keriting
  • 2 cm kunyit
  • 5 butir kemiri
  • 2 cm lengkuas
  • ½ sdt jintan sangrai
  • 1 sdt ketumbar sangrai
  • ½ butir biji pala
  • ½ sdt adas
  • 2 sdt garam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 6 lembar daun jeruk purut, buang tulangnya
  • 1 lembar daun pandan, simpulkan
  • 4 cm kayu manis
  • 150 gram kelapa parut, sangrai, haluskan
  • 2 buah tomat, potong-potong

Cara membuat

  1. rebus iga sampai empuk. Angkat, saring kaldunya. Panaskan kembali iga bersama kaldunya dengan api kecil.
  2. panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, daun jeruk purut, daun pandan, dan kayu manis sampai harum dan matang. Masukkan kelapa sangrai yang sudah dihaluskan sampai berminyak, aduk rata. Angkat, masukkan tumisan kedalam rebusan iga.
  3. tambahkan tomat dan daun bawang. Masak sampai seluruh bahan matang. Angkat.

 

Untuk 6 orang

0

Resep Ayam Budu-Budu – Sulawesi Selatan

Ayam Budu-Budu

Bahan

  • ½ ekor ayam kampong, potong menjadi 6 bagian
  • 1 butir jeruk nipis, ambil airnya
  • 750 ml air
  • 3 cm jahe, memarkan
  • 1 sdm air asam jawa
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 2 helai daun bawang, iris halus

Cara membuat

  1. campur potongan ayam dengan air jeruk nipis, aduk rata. Diamkan selama 15 menit, cuci kembali sampai bersih.
  2. satukan ayam, air, jahe, air asam jawa, merica bubuk, dan garam dalam panci. Tutup, masak ayam dengan api kecil sampai empuk.
  3. sebelum diangkat. Tambahkan irisan daun bawang, masak sebentar, angkat, sajikan.

 

 

Untuk 6 orang

0

Resep Pallumara – Sulawesi Selatan

pallumara

Bahan

  • 400 gram ikan bandeng (2 ekor)
  • 3 buah keluwak, ambil daging buahnya, rendam air panas sampai lunak, tiriskan haluskan
  • 2 sdm air asam jawa
  • ½ sdt garam
  • 1 sdt bubuk merica
  • 3 sdm minyak untuk menumis

Iris

  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah
  • 2 batang serai, ambil bagian putih
  • 2 cm lengkuas
  • 3 cm kunyit
  • 5 lembar daun jeruk purut, ambil tulang daunnya
  • 500 ml air

Cara membuat

  1. bersihkan ikan bandeng, potong-potong menurut selera. Sisihkan. Ampur keluwak, dan air asam jawa. Lumuri ikan dengan campuran bumbu. Sisihkan.
  2. panaskan minyak, tumis bumbu iris dan daun jeruk purut sampai harum dan matang. Masukkan ikan berbumbu, aduk rata. Tuangkan air, kunyit, sisa garam, dan sisa merica bubuk. Masak dengan api kecil sampai mendidih dan ikan matang. Angkat.

 

Untuk 4 orang